...

Apa itu Sujud Tilawah?

Halo, pembaca yang budiman! Kali ini kita akan membahas tentang sebuah termasuk tindakan yang dilakukan oleh umat Islam saat membaca atau mendengar beberapa ayat Al-Quran yang tertentu, yaitu Sujud Tilawah. Apa itu sebenarnya Sujud Tilawah? Bagaimana cara melakukannya? Apa hikmah dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita simak pembahasannya.

Sujud Tilawah

Asal Usul Sujud Tilawah

Sujud tilawah mulai dilakukan sejak zaman Rasulullah SAW. Beliau mencontohkan sujud tilawah setelah membaca surah Alaq ayat 1-5. Setelah itu, sahabat Nabi pun mengikuti contoh tersebut. Dalam setiap kali membaca ayat-ayat tertentu yang disebutkan dalam hadis, sujud tilawah akan dilakukan.

Sujud tilawah juga disebut dengan sujud syukur karena dipercaya sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan penghormatan terhadap Al-Quran. Selain itu, sujud tilawah juga dapat menjadi penyemangat dan memperkuat rasa takwa terhadap Allah SWT.

Di dalam bahasa arab, sujud tilawah disebut dengan sujud atas lantaran dalam melakukan sujud, telapak tangan, kedua lutut, kaki, dan dahi harus menyentuh lantai. Sujud tilawah sering kali disalahartikan sebagai sujud syukur dalam shalat, namun sebenarnya kedua sujud ini memiliki perbedaan.

Ayat-Ayat yang Dimaksud Dalam Sujud Tilawah

Beberapa ayat yang dimaksud dalam sujud tilawah diantaranya adalah:

  1. Surat Al A’la ayat 6.
  2. Surat Al Hajj ayat 77.
  3. Surat Maryam ayat 58.
  4. Surat Al Hajar ayat 19.
  5. Surat Al Inshiqaq ayat 21.
  6. Surat Al Sajdah ayat 15.

Untuk melakukan sujud tilawah, kita harus membaca ayat tersebut secara lengkap terlebih dahulu, kemudian melakukan sujud dengan surah atau ayat yang bersesuaian.

Keutamaan Melakukan Sujud Tilawah

Terdapat banyak keutamaan dalam melakukan sujud tilawah, antara lain:

  1. Menolak segala pengaruh syirik dan kekafiran.
  2. Memperkuat iman pada Allah SWT.
  3. Menambah pahala sekaligus meminta ampunan kepada Allah SWT.
  4. Menjaga agar hati senantiasa tenang dan damai.
  5. Menjaga kesucian hati dari pengaruh-pengaruh negatif.

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, sujud tilawah diperintahkan oleh Allah SWT untuk dimaksudkan sebagai tanda ketundukan dan ketaatan seorang hamba kepada-Nya. Selain itu, sujud tilawah juga diartikan sebagai upaya memadukan antara bacaan al-Quran dan kewajiban melakukan shalat.

Dalam kehidupan sehari-hari, sujud tilawah dapat menjadi bentuk penghormatan terhadap Al-Quran. Dengan memperbanyak membaca dan juga melakukan sujud tilawah, akan semakin memperkuat rasa cinta dan penghargaan kita terhadap Al-Quran. Sebagai seorang muslim, membaca dan mempelajari Al-Quran tentu menjadi suatu kewajiban yang tidak boleh diabaikan.

Dengan melakukan sujud tilawah, kita dapat mencapai kebahagiaan yang sesungguhnya dengan mendapatkan ridho Allah SWT dan meningkatkan iman serta kesalehan diri. Semoga kita senantiasa istiqomah dalam membaca Al-Quran dan melakukan sujud tilawah.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu sujud tilawah dan beberapa hal penting terkait sujud tilawah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan semakin memantapkan cinta kita terhadap Al-Quran.

Makna Sujud Tilawah

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT setelah membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu dari Al-Quran. Sujud tilawah dilakukan dengan bertujuan untuk menunjukkan rasa syukur dan takjub terhadap keagungan dan kebesaran Allah SWT yang terkandung dalam Al-Quran.

Menurut beberapa ulama, sujud tilawah juga bisa dilakukan sebagai bentuk permohonan ampun dan perlindungan kepada Allah SWT. Makna sujud tilawah sebetulnya sangat dalam dan penuh dengan makna filosofis, sehingga perlu dipahami dengan baik oleh setiap muslim yang membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu dalam Al-Quran.

Kapan Sujud Tilawah Dilakukan?

Sujud tilawah dilakukan saat membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu yang ada dalam Al-Quran. Ayat-ayat yang memerintahkan untuk sujud tilawah diketahui ada sebanyak 14 ayat dalam Al-Quran, yaitu:

  1. QS. Al-A’raf ayat 206
  2. QS. Ar-Ra’d ayat 15
  3. QS. An-Nahl ayat 50
  4. QS. Al-Isra ayat 109
  5. QS. Maryam ayat 58
  6. QS. Al-Hajj ayat 18
  7. QS. Al-Furqan ayat 60
  8. QS. An-Naml ayat 26
  9. QS. As-Sajdah ayat 15
  10. QS. Sad ayat 24
  11. QS. Fussilat ayat 37
  12. QS. An-Najm ayat 62
  13. QS. Al-Inshiqaq ayat 21
  14. QS. Al-Alaq ayat 19

Setelah membaca atau mendengar ayat-ayat di atas, sujud tilawah harus segera dilakukan. Namun, jika sujud tilawah dilakukan saat membaca Al-Quran dalam solat, maka langsung dilakukan setelah membaca ayat tersebut. Sedangkan jika dilakukan saat membaca Al-Quran di luar solat, maka sujud tilawah dilakukan setelah selesai membaca ayat tersebut.

Cara Melakukan Sujud Tilawah

Untuk melakukan sujud tilawah, ada beberapa cara dan adab yang perlu diperhatikan. Berikut adalah tata cara dan adab melakukan sujud tilawah:

  1. Setelah membaca atau mendengar ayat-ayat yang memerintahkan untuk sujud tilawah, angkat kedua tangan ke atas sebelum melakukan sujud.
  2. Baca basmalah sebelum melakukan sujud tilawah.
  3. Mulai sujud seperti biasa, dengan posisi kaki, lutut, tangan, dan dahi sudah menyentuh lantai.
  4. Pada saat sujud, baca doa sujud syukur atau doa sujud tilawah. Doa sujud tilawah bisa dibaca dengan mengucapkan “Subhanallah Rabbiyal A’la” sebanyak 3 kali atau berdoa dengan kalimat yang dikehendaki.
  5. Setelah selesai, naikkan kepala dan tubuh sambil mengangkat kedua tangan ke atas
  6. Baca doa ketika berdiri kembali dan selesai melakukan sujud tilawah.

Dalam melakukan sujud tilawah, penting untuk diingat bahwa kita harus mencari rasa khushu’ dan khusyuk serta menghayati makna dari ayat-ayat tersebut. Karena sujud tilawah bukan hanya sekedar gerakan fisik, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ayat-Ayat Apa Saja yang Memerlukan Sujud Tilawah?

Sujud tilawah merupakan sujud yang dilakukan ketika membaca ayat yang memerlukannya. Ayat-ayat yang memerlukan sujud tilawah adalah ayat-ayat yang terkait dengan tanda-tanda kebesaran Allah (ayat muhkam), seperti ayat Alif Lam Mim, ayat Kursi, atau ayat-ayat yang mengandung pujian dan kebesaran bagi Allah. Berikut ini ayat-ayat yang memerlukan sujud tilawah beserta penjelasannya:

Ayat Alif Lam Mim

Ayat Alif Lam Mim terdapat pada beberapa surah di dalam Al-Qur’an, antara lain surah Al-Baqarah, Al-Imran, dan An-Naml. Ayat ini merupakan salah satu ayat mukhamat yang artinya hanya diketahui oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ketika membaca ayat ini dalam shalat atau diluar shalat, kita perlu melakukan sujud tilawah sebagai ungkapan rasa takjub dan hormat kita terhadap kebesaran Allah.

Ayat Kursi

Ayat Kursi terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 255. Ayat ini mengandung makna tentang kebesaran Allah dan kesempurnaan-Nya sebagai Rabb semesta alam. Karena itu, ketika membaca ayat ini perlu disertai dengan sujud tilawah sebagai bentuk penghormatan kita terhadap Allah SWT.

Ayat-Ayat yang Mengandung Pujian dan Kebesaran bagi Allah

Beberapa ayat dalam Al-Qur’an mengandung pujian dan kebesaran bagi Allah SWT, contohnya adalah ayat-ayat dalam surah Al-A’la, Al-Haaqqah, Ar-Rahman, hingga At-Tariq. Ketika membaca ayat ini, kita perlu melakukan sujud tilawah untuk mengungkapkan rasa takjub dan hormat kita terhadap kebesaran Allah SWT.

Perlu diingat bahwa sujud tilawah hanya dilakukan ketika membaca ayat-ayat yang memerlukannya. Selain itu, sujud tilawah juga tidak dilakukan setelah membaca ayat yang memiliki rukun suci seperti bismillahirrahmanirrahim, atau ketika membaca ayat dalam sebuah ceramah atau pidato.

Sujud tilawah merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus kita lakukan dengan benar. Dengan sujud tilawah, kita mengungkapkan rasa takjub dan tunduk kepada kebesaran Allah yang menciptakan kita dan alam semesta ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

Apa Itu Sujud Tilawah?

Sujud tilawah merupakan sebuah ibadah yang biasa dilakukan setelah membaca ayat yang memerlukan sujud dalam Al-Quran. Ibadah sujud tilawah ini menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur kita kepada Allah atas kebesaran-Nya. Biasanya, sujud tilawah dilakukan setelah membaca ayat tertentu saat membaca Al-Quran.

Ayat-Ayat Yang Memerlukan Sujud Tilawah

Berikut adalah beberapa ayat yang memerlukan sujud tilawah saat membacanya dalam membaca Al-Quran:

  • QS. Al-A’raf Ayat 206
  • QS. Ar Ra’d Ayat 15
  • QS. An Nahl Ayat 50
  • QS. Al Israa Ayat 109
  • QS. Maryam Ayat 58

Dalam setiap konteks ayat tersebut, kita harus melakukan sujud tilawah dan membaca doa sebagai tanda syukur atas kebesaran Allah yang telah memberikan kehadiran Al-Quran dalam kehidupan kita.

Cara Melakukan Sujud Tilawah yang Benar

Langkah-langkah yang tepat serta bacaan doa dan tata cara sujud tilawah yang benar antara lain sebagai berikut:

  1. Baca ayat yang memerlukan sujud tilawah secara lengkap dalam Qur’an
  2. Baca doa sujud tilawah, yaitu :
  3. “ سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ، فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ ”

  4. Bersujud dan membaca doa sujud:
  5. “ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى ”

  6. Setelah selesai bersujud, kembali berdiri dalam posisi yang biasa atau dalam posisi duduk untuk membaca ayat setelahnya atau melanjutkan membaca Al-Quran

Untuk melakukan sujud tilawah, ada baiknya dilakukan dengan khusyuk dan penuh kerendahan hati. Hal ini dilakukan agar kita bisa merasakan kebesaran Allah dan memberikan kita rasa syukur yang lebih besar atas karunia-Nya. Selain itu, ketepatan bacaan dalam sujud tilawah juga harus benar dan dilakukan dengan baik.

Keutamaan melakukan sujud Tilawah

Ada banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan saat melakukan sujud tilawah, diantaranya yaitu:

  • Memberikan ungkapan syukur dan kerendahan hati kepada Allah SWT
  • Memberikan rasa tunduk dan ketaatan kepada sumber kebijaksanaan tertinggi di langit dan bumi
  • Meningkatkan kualitas bacaan dalam membaca Al-Quran

Dalam melakukan sujud tilawah, kita juga menunjukkan rasa penghargaan terhadap firman Allah dan keberkahan yang dikandung di dalamnya.

Kesimpulan

Sujud tilawah adalah sebuah ibadah yang harus dipahami dan diterapkan dengan cara yang baik. Melakukan sujud tilawah secara tepat dan benar bisa membantu kita untuk merasakan kebesaran Allah dengan lebih khusyuk dan memberikan rasa syukur yang lebih besar. Sujud tilawah juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bacaan kita dalam membaca Al-Qur’an. Selalu semangat dan konsisten belajar untuk meningkatkan kemampuan memahami makna yang terkandung dalam ayat Al-Qur’an agar kita dapat menjadi hamba yang lebih baik lagi di sisi Allah SWT.

Apa itu Sujud Tilawah?

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar bacaan ayat tertentu dalam Al-Quran. Sujud tilawah juga disebut sujud syukur sebagai bentuk ungkapan syukur atas kebesaran Allah. Selain itu, sujud tilawah juga merupakan bentuk rasa takzim dan penghormatan atas kitab suci Al-Quran.

Kapan Harus Melakukan Sujud Tilawah?

Sujud tilawah harus dilakukan setelah membaca atau mendengar bacaan ayat tertentu yang menuntut pelakunya untuk melakukan sujud. Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya aku diperintahkan sujud pada sepuluh ayat. Aku tidak memakai sandal pun kecuali karena sujudnya”.

Oleh karena itu, sujud tilawah dilakukan setelah membaca atau mendengar bacaan ayat-ayat yang memerintahkan untuk melakukan sujud tilawah.

Ayat-Ayat Apa Saja yang Menuntut Kita untuk Melakukan Sujud Tilawah?

Ada beberapa ayat yang memerintahkan untuk melakukan sujud tilawah. Berikut ini beberapa ayat tersebut:

  1. Surah Al A’raf: 206
  2. Surah Ar Ra’d: 15
  3. Surah Al Nahl: 49-50
  4. Surah Al Isra’: 107-109
  5. Surah Maryam: 58
  6. Surah Al Hajj: 18
  7. Surah Al Fatir: 27
  8. Surah Al Sajdah: 15-16
  9. Surah Fusshilat: 37-38
  10. Surah An Najm: 62

Setelah membaca salah satu ayat tersebut, maka pelakunya harus melakukan sujud tilawah.

Apa Tujuan Dari Sujud Tilawah?

Sujud tilawah memiliki beberapa tujuan, yaitu:

  1. Menunjukkan rasa syukur
    Sujud tilawah dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur atas kebesaran Allah. Kita diperintahkan untuk bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, termasuk nikmat berupa Al-Quran sebagai panduan hidup kita.
  2. Bentuk ketaatan kepada Allah
    Sujud tilawah juga merupakan bentuk ketaatan dan penghormatan kita sebagai hamba Allah kepada kitab suci-Nya. Dengan melakukan sujud tilawah, kita menunjukkan rasa tunduk dan patuh kepada Allah yang telah memberikan kita Al-Quran sebagai petunjuk hidup.
  3. Memperkuat nilai keimanan
    Melakukan sujud tilawah juga dapat memperkuat nilai keimanan seseorang. Dengan membaca ayat-ayat Allah dan menundukkan kepala untuk sujud, kita menyadari bahwa kita hanyalah hamba yang lemah di hadapan Allah yang Maha Kuasa. Hal ini dapat membuat kita semakin takwa dan menguatkan iman kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Cara Melakukan Sujud Tilawah?

Ada beberapa tata cara yang dapat dilakukan dalam melakukan sujud tilawah, seperti berikut ini:

  1. Membaca ayat yang memerintahkan sujud
  2. Berdiri dengan tenang dan penuh khusyu’
  3. Bertasbih tiga kali dengan kalimat Subhaana rabbiyal a’la
  4. Mengangkat kedua tangan sampai sejajar bahu ketika tasyahhud awal
  5. Mendudukkan badan dengan posisi sujud yang benar
  6. Mengucapkan kalimat Subhaana rabbiyal a’la sebanyak tiga kali
  7. Berdiri kembali dari posisi sujud

Dalam melakukan sujud tilawah, sebaiknya kita juga memperhatikan tata cara yang benar agar sujud kita dapat diterima oleh Allah SWT. Dengan begitu, penghayatan kita dalam membaca Al-Quran dapat semakin dalam dan bermakna.

Kesimpulan

Sujud tilawah merupakan bentuk sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar bacaan ayat tertentu dalam Al-Quran. Sujud tilawah memiliki beberapa tujuan, seperti menunjukkan rasa syukur, bentuk ketaatan kepada Allah, dan memperkuat nilai keimanan. Dalam melakukan sujud tilawah, sebaiknya kita juga memperhatikan tata cara yang benar agar sujud kita dapat diterima oleh Allah SWT. Kita juga harus memahami ayat-ayat yang memerintahkan sujud tilawah agar kita dapat melakukannya dengan benar.

Artikel Terkait