Tempo cepat dalam lagu menggambarkan suasana?

Tempo cepat dalam lagu menggambarkan suasana gembira, semangat, atau senang.

Pembahasan

Dalam dunia seni musik, tempo adalah kecepatan ukuran dalam birama lagu dan dapat diukur menggunakan alat bernama metronom dan keyboard. Tempo juga bisa mempunyai arti cepat atau lambatnya sebuah lagu. Ketika kita membawakan lagu, kita harus dapat mengatur tempo kita.

Tempo yang berbeda akan menghasilkan suasana yang berbeda pula.

  • Tempo lambat akan menghasilkan suasana tenang, sedih, atau sendu. Biasanya, tempo lambat pada lagu adalah 56-58 metronome maelzel (MM) atau 65-60 beats per minute (bpm). Contoh lagu yang menggunakan tempo lambat adalah Syukur, Mengheningkan Cipta, dan Rayuan Pulau Kelapa.
  • Tempo sedang akan menghasilkan suasana santai. Biasanya, tempo sedang pada lagu adalah 72-76 MM atau 76-108 bpm. Contoh lagu yang menggunakan tempo sedang adalah Ibu Kita Kartini, Desaku Yang Kucinta, dan Satu Nusa Satu Bangsa.
  • Tempo cepat akan menghasilkan suasana gembira, semangat, atau senang. Biasanya, tempo cepat dalam lagu adalah 132-138 MM atau 120-156 bpm. Contoh lagu yang menggunakan tempo cepat adalah Maju Tak Gentar, Garuda Pancasila, dan Halo Halo Bandung.

Musik sangat dipengaruhi oleh tempo yang ada di dalamnya, membuat pendengar musik merasakan suasana tertentu. Ketika kita mendengarkan musik dengan tempo cepat atau bernada gembira, musik itu bisa memberi pengaruh positif pada keadaan hati kita, pun sebaliknya.

Secara umum, musik mempunyai dua jenis yaitu musik instrumental dan musik berlirik. Yang dimaksud dengan musik instrumental adalah musik yang isinya hanya permainan alat musik yang dimainkan oleh musisi seperti gitar, biola, piano, dan lain-lain. Sedangkan musik berlirik adalah musik yang memiliki vokal dan arti dalam liriknya.

 

Selain tempo, arti lirik, volume, dan artikulasi antar not juga menjadi elemen penting yang dapat memengaruhi suasana hati seseorang ketika mendengarkan sebuah lagu. Ketika sebuah lagu memiliki tempo yang cepat dan juga volume suara yang sangat tinggi dan antar notnya dimainkan tanpa terputus, alih-alih merasa senang, si pendengar lagu biasanya akan terpicu emosinya dan bisa menjadi marah. Namun, ketika sebuah musik memiliki tempo yang cepat, volume suara yang tinggi, dan jarak antar notnya dimainkan terputus-putus, maka suasana yang dirasakan menjadi berubah. Biasanya, musik yang dimainkan seperti itu akan memicu rasa bahagia atau semangat.