Urutkan kejadian yang dialami Anika pada cerita Berlian Tiga WarnaB.Bagaimana proses petualangan Anika dan teman temannya C.Pesan apa yang disampaikan pengarang melalui ceritanya D.Kelompokkan. kejadian mana yang mungkin terjadi di dunia nyata dan mana yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata

A.
1. Anika menemukan berlian tiga warna di kamar ibunya.
2. Anika dan dua temannya, Tamika dan Chika, mengalami petualangan imajinatif. Mereka terdampar pada gerbang sebuah kerajaan dan bertemu seorang ratu yang seluruh tubuhnya dihiasi berlian.
3. Mereka mendapat misi untuk menyelamatkan Putri Candy yang tertidur bertahun-tahun karena memakai tiga kalung berlian sekaligus.
4. Mereka berhasil menyelamatkan putri Candy dengan mengambil berlian sesuai warna mereka masing-masing.
5. Mereka mendapat hadiah sebuah tas besar dari Ratu. Tapi mereka tidak kuat mengangkat tas itu. Sementara mereka harus pergi dalam waktu 15 menit.
6. Mereka memutuskan untuk pulang dan tidak mengambil tas besar itu.
7. Mereka kembali ke dunia nyata. Meski tidak mendapatkan tas besar itu, mereka tetap bersyukur karena masih dapat selamat dan saling bersahabat.

B. Proses petualangan yang dialami Anika dan temannya ialah ketika mereka terlempar ke sebuah negeri antah berantah. Mereka bertemu dengan seorang Ratu yang sedang mengalami masalah, yaitu putrinya terkena kutukan tidur selama bertahun-tahun. Mereka pun mencoba membantu sang Ratu dan sang Putri.

C. Beberapa pesan yang disampaikan pengarang: 1. Banyak-banyaklah membantu sesama meskipun terkadang hal itu bisa mengandung risiko, 2. Jangan terlalu rakus terhadap harta karena itu bisa mencelakakan diri sendiri, 3. Persahabatan lebih tinggi nilainya daripada harta.

D. Dalam cerita Berlian Tiga Warna, yang mungkin terjadi dalam dunia nyata: Anika menemukan berlian, mengundang sahabat-sahabatnya, berpelukan dengan sahabatnya. Yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata: terlempar ke sebuah negeri antah berantah, bertemu dengan Ratu dan Putri, menyelamatkan sang Putri, membawa tas besar dari negeri antah berantah.